Daerah

RSUD Kuala Kapuas Miliki CT Scan 64 Slice

Warga Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Daerah

KUALA KAPUAS, tabloidvisual.com  – RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas mengoperasikan layanan baru. Fasilitas Computed Tomography Scan atau CT Scan 64 Slice resmi dibuka, Senin 29/6/2026 pagi.

Bupati Kapuas H. M. Wiyatno meresmikan langsung alat diagnostik canggih tersebut di lingkungan RSUD.

Potong Pita Tandai Layanan CT Scan Dimulai
Peresmian ditandai pemotongan pita oleh Bupati Wiyatno. Ia didampingi Ketua Komisi IV DPRD Kapuas Arhensa, Anggota DPRD Toshibae Limin, Sekda Usis I. Sangkai, dan Direktur RSUD dr. Dellianae.

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kapuas, Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kapuas, serta manajemen dan tenaga medis RSUD.

Usai peresmian, Bupati bersama rombongan meninjau ruang CT Scan. Rombongan juga melihat kesiapan fasilitas Cath Lab untuk layanan jantung dan Mammography untuk deteksi dini kanker payudara.

*Tekan Angka Rujukan, Layanan Buka 24 Jam*
Bupati Wiyatno menyampaikan apresiasi atas terwujudnya fasilitas ini. Ia menyebut sinergi baik Pemkab dengan Kementerian Kesehatan RI menjadi kunci masuknya bantuan sarana kesehatan strategis ke Kapuas.

Menurutnya, kehadiran CT Scan diharapkan memangkas rujukan pasien ke luar daerah. Terutama untuk kasus gawat darurat seperti stroke dan cedera kepala akibat kecelakaan lalu lintas.

“Ini bagian dari rencana peningkatan RSUD secara bertahap agar pasien mendapat kenyamanan optimal,” ujarnya.

Direktur RSUD dr. Dellianae menjelaskan, alat ini penting untuk jaringan rujukan regional. Sebelumnya, keterbatasan radiologi canggih membuat pasien neurologis, trauma, dan penyakit tidak menular harus dirujuk keluar. Kondisi itu berisiko pada keterlambatan penanganan, biaya lebih tinggi, dan keselamatan pasien.

CT Scan 64 Slice ini merupakan hibah Kemenkes RI melalui program SIHREN, sekaligus penguatan RSUD Kapuas sebagai rumah sakit pengampu regional.

RSUD telah menyiapkan SDM, mulai dari dokter spesialis radiologi, radiografer, hingga petugas proteksi radiasi bersertifikat. Layanan akan beroperasi 24 jam melalui IGD dan poliklinik. Manajemen juga tengah merampungkan proses credentialing dengan BPJS agar segera bisa diakses peserta JKN.

(Fitria Agustina)

Related Articles

Back to top button