Usis I. Sangkai: Pemkab Kapuas Cari Pemimpin yang Adaptif dan Berintegritas Lewat Uji Kompetensi

KUALA KAPUAS, tabloidvisual.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Tim Kompetensi Talenta Daerah menggelar Seleksi Kompetensi Teknis untuk calon Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau JPTP. Kegiatan berlangsung di Aula BKPSDM Kapuas, Senin 20/7/2026.
Seleksi ini menjadi bagian dari implementasi manajemen talenta ASN di lingkungan Pemkab Kapuas. Fokus utamanya adalah mengisi dua posisi strategis, yaitu Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
9 Kandidat Tunjukkan Kompetensi di Hadapan Tim Seleksi
Acara dibuka secara daring oleh Sekretaris Daerah Kapuas Dr. Ir. H. Usis I. Sangkai, M.Si yang juga menjabat Ketua Tim Kompetensi Talenta. Sementara laporan kegiatan disampaikan Kepala BKPSDM Kapuas Hj. Mahrita.
Dalam laporannya, Mahrita menjelaskan total ada 9 orang peserta yang mengikuti uji kompetensi. Rinciannya, 6 orang dari Box Talenta 9, 2 orang dari Box Talenta 8, dan 1 orang dari Box Talenta 7. Kesembilan peserta ini merupakan ASN yang telah memenuhi syarat sebagai kandidat suksesi JPTP berdasarkan hasil pemetaan talenta.
“Proses ini mengukur kemampuan analitis, konseptual, komunikasi, dan kepemimpinan peserta melalui penulisan makalah, presentasi, hingga wawancara. Tujuannya untuk menghasilkan data objektif bagi Komite Talenta dalam menentukan calon terbaik,” jelas Mahrita.
Usis I. Sangkai: Cari Pemimpin yang Jadi Motor Perubahan
Dalam arahannya, Sekda Usis menegaskan seleksi ini merupakan komitmen Pemkab Kapuas dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Pengisian JPTP bukan sekadar memenuhi struktur organisasi. Kita butuh pemimpin yang kompeten, berintegritas, punya kapasitas kepemimpinan, dan visinya sejalan dengan arah pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, uji kompetensi ini menjadi instrumen penting untuk memetakan potensi, kemampuan berpikir strategis, inovasi, serta kepemimpinan para kandidat.
“Kita butuh birokrat yang adaptif, mampu membangun kolaborasi, dan berorientasi pada hasil. Tantangan ke depan semakin dinamis. Pejabat tinggi harus jadi motor penggerak transformasi birokrasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kapuas,” tegas Usis.
Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, jujur, dan bertanggung jawab. “Jadikan ini ajang menunjukkan kesiapan saudara menjadi pemimpin yang memberi solusi dan perubahan positif,” pesannya.
Pemkab Kapuas juga berkomitmen penuh menerapkan sistem merit. Seluruh rangkaian seleksi harus berjalan objektif, transparan, adil, dan bebas dari praktik yang bertentangan dengan profesionalisme.
(JYS)



