Suhartoyo Nakhodai PWI Kapuas, Tantangannya Integritas

PALANGKA RAYA, tabloidvisual.com – Persatuan Wartawan Indonesia PWI Kabupaten Kapuas resmi berganti nakhoda. Suhartoyo dilantik sebagai Ketua PWI Kapuas periode 2026-2029 bersama jajaran pengurus baru, Rabu 3 Juni 2026. Pelantikan digelar di Aula Kantor PWI Kalimantan Tengah.
Acara dihadiri Ketua PWI Kalteng M. Zainal, Dewan Penasihat Dr. HM Wahyudie F. Dirun, insan pers se-Kalteng, dan Kepala Diskominfosantik Kapuas Hartoni U. Sawang mewakili Pemkab.
Dalam amanatnya, Ketua PWI Kalteng M. Zainal menyebut pelantikan sebagai tonggak regenerasi. Ia mengingatkan sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, tapi komitmen moral menjaga marwah organisasi dan kebebasan pers.
“Jangan menjadi pemimpin yang mencari keuntungan pribadi. Utamakan kemaslahatan bersama. Pemimpin harus siap bertanggung jawab atas kerja tim di lapangan,” tegas Zainal.
Ia menyoroti dua penyakit yang menggerus citra wartawan: judi online dan narkoba. Zainal meminta anggota PWI Kapuas menjauhi praktik itu. PWI, katanya, tak akan melindungi siapa pun yang terjerat hukum karena narkoba.
“Jangan pernah menjadikan PWI sebagai tameng jika terlibat narkoba. PWI tidak akan memberikan perlindungan hukum. Kami terus pantau. Pantang bagi kita terlibat narkoba,” ujarnya.
Senada, Dewan Penasihat PWI Kalteng Wahyudie F. Dirun menekankan fungsi PWI sebagai rumah bagi semua wartawan tanpa membedakan latar belakang. Fokus utama, katanya, mengayomi dan memperjuangkan kesejahteraan anggota di tengah efisiensi anggaran.
Ketua PWI Kapuas terpilih Suhartoyo menyatakan siap menjalankan amanah. Ia berjanji mengedepankan dedikasi, integritas, dan kerja kolektif untuk memajukan organisasi.
“Amanah ini kami jalankan penuh tanggung jawab. Kami mohon bimbingan PWI Kalteng dan Dewan Penasihat agar PWI Kapuas makin profesional,” kata Suhartoyo.
Pemkab Kapuas lewat Diskominfosantik berharap kemitraan dengan insan pers terus menguat. Hartoni menyebut sinergi pemerintah dan media penting untuk mengawal pembangunan daerah.
Pelantikan berlangsung khidmat. Tantangan PWI Kapuas ke depan: menjaga profesionalisme di era digital sambil membersihkan internal dari praktik menyimpang.
(Bambang Irawan)



