Daerah

Sekda Kapuas Lantik Pengurus PPNI 2026-2031, Dorong Perawat Adaptif Hadapi Era Digital dan AI

KUALA KAPUAS ,  tabloidvisual.com  –    Penguatan organisasi profesi perawat resmi dimulai. Sekda Kapuas Usis I. Sangkai melantik Dewan Pengurus Daerah PPNI, Dewan Pengurus Komisariat se-Kapuas, dan Badan Penanggulangan Bencana PPNI masa bakti 2026-2031, Sabtu 27/6/2026.

Pelantikan dirangkai Seminar Kesehatan dengan tema “Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital: Sinergi Personal Branding, Literasi AI, dan Kepastian Hukum”. Lokasinya di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.

Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Awal Penguatan Layanan
Mewakili Pemkab, Usis mengapresiasi PPNI Kapuas. Ia menyebut pelantikan ini momentum penting untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan mutu layanan kesehatan.

“Pelantikan bukan sekadar acara formal. Ini titik awal agar perawat semakin solid berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Usis.

Ia mengingatkan posisi perawat sebagai garda depan layanan kesehatan. Mulai dari promotif, preventif, kuratif, sampai rehabilitatif. Karena itu, profesionalisme dan kompetensi harus terus diasah.

Usis juga menyorot tantangan zaman. Digitalisasi layanan, sistem informasi, hingga kecerdasan buatan atau AI kini jadi keniscayaan di dunia kesehatan.

“Saya minta tenaga kesehatan jangan takut perubahan. Manfaatkan teknologi untuk menaikkan kualitas layanan, efisiensi kerja, dan keselamatan pasien. Kompetensi juga bagian dari manajemen talenta ASN yang menuntut integritas, kinerja, dan daya adaptasi,” ujarnya.

Seminar dan Pesan DPW PPNI Kalteng
Seminar menghadirkan narasumber yang membahas personal branding, literasi AI, dan aspek hukum bagi tenaga kesehatan. Usis berharap kegiatan ini memperkuat kompetensi perawat dan berdampak pada kualitas layanan di Kapuas.

Hadir dalam kegiatan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Romulus, Ketua DPW PPNI Kalteng Ners Ady Fraditha, Ketua DPD PPNI Kapuas Elvina, unsur organisasi profesi kesehatan, kepala OPD, direktur RS, kepala puskesmas, dan perawat dari berbagai faskes.

Ady Fraditha mengucapkan selamat kepada pengurus baru. Ia berpesan agar amanah ini dijadikan tanggung jawab untuk memperkuat organisasi, menaikkan kompetensi anggota, dan memberi layanan keperawatan yang profesional, beretika, serta berorientasi keselamatan pasien.

“PPNI harus terus bersinergi dengan Pemda dan semua pemangku kepentingan. Tujuannya agar profesi keperawatan memberi manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas,” kata Ady.

(JYS/Fitria Agustina)

Related Articles

Back to top button