Puluhan Nakes Kapuas Dilatih Hadapi Kegawatdaruratan Ibu Bayi

KUALA KAPUAS, Puluhan dokter, perawat, dan bidan dari faskes primer Kapuas digembleng khusus, Senin 8/6/2026. Mereka ikut pelatihan Penanganan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal di Aula Hotel Fovere Kapuas.
Pelatihan dibuka langsung Kepala Dinas Kesehatan Kapuas. Selama 3 hari ke depan, peserta dibekali kemampuan identifikasi tanda bahaya kehamilan dan cara ambil keputusan cepat dengan peralatan terbatas.
Pesan Tegas Kadiskes: Jangan Ada Kematian Lagi
Kadiskes Kapuas ingatkan semua nakes di puskesmas dan klinik harus siap 24 jam. Keterlambatan penanganan jadi musuh utama keselamatan ibu dan bayi.
“Jangan sampai ada ibu atau bayi meninggal hanya karena penanganan telat atau salah langkah. Pelatihan ini kunci keselamatan mereka,” tegas Kadiskes.
Tak cuma buka acara, Kadiskes juga jadi narasumber. Ia bagi pengalaman praktis dan tips cepat ambil keputusan darurat di lapangan.
*Peserta: Materi Mudah, Contohnya Nyata*
Peserta tampak antusias, terutama saat sesi tanya jawab. Salah satu bidan bilang materi gampang dicerna karena banyak contoh kasus nyata.
Targetnya jelas: setelah pelatihan, semua nakes makin sigap dan percaya diri tolong pasien darurat. Harapannya angka kematian ibu dan bayi di Kapuas terus turun. (JYS/Biro Visual Palangkaraya)



