Daerah

Kapuas Panen Serentak di 4 Kecamatan, Terima Ratusan Bantuan Alsintan dari Kementan

KUALA KAPUAS, tabloid visual.com – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Bupati Kapuas HM Wiyatno melakukan panen raya padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Rabu 8/7/2026.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kapuas sendiri dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi terbesar di Kalimantan Tengah.

Turut hadir jajaran Forkopimda Provinsi Kalteng dan Kabupaten Kapuas, kepala OPD, unsur TNI-Polri, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Panen Serentak 25.799 Hektare di 4 Kecamatan
Dalam laporannya, Bupati HM Wiyatno menyampaikan bahwa panen raya tahun ini dilaksanakan serentak di 4 kecamatan. Yaitu Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur dengan total luas lahan 25.799 hektare.

Ia menjelaskan, pola tanam di setiap wilayah berbeda. Kapuas Kuala dan Kapuas Timur masih didominasi padi lokal. Sementara Bataguh dan Tamban Catur sudah beralih ke varietas unggul yang mampu dipanen hingga 5 kali dalam 2 tahun.

“Alhamdulillah, untuk Bataguh dan Tamban Catur rata-rata menggunakan padi unggul. Ini menjadi salah satu keberhasilan petani kita dalam mendongkrak produktivitas pertanian,” ujar Wiyatno.

Ratusan Alsintan dan Program Cetak Sawah Diterima Kapuas
Momentum panen raya juga dirangkai dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian atau alsintan dari Kementerian Pertanian. Tahun ini Kapuas menerima 57 unit rotavator, 488 unit hand tractor, 95 unit pompa air, dan 213 unit hand sprayer.

“Alhamdulillah hampir seluruh bantuan sudah tiba di Kapuas. Sisanya masih dalam proses pengiriman,” kata Wiyatno.

Selain alsintan, Kapuas juga masuk dalam program Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026. Program itu tersebar di empat kecamatan yang memiliki total lahan baku sawah sekitar 45 ribu hektare. Dengan potensi tersebut, Wiyatno optimis Kapuas mampu menjadi tulang punggung penyediaan beras di Kalteng.

“Atas nama Pemkab Kapuas kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Menteri Pertanian, dan Bapak Gubernur atas perhatian besar kepada sektor pertanian di Kapuas,” tegasnya.

Gubernur: Kapuas Lumbung Pangan Kalteng
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan, pertanian adalah prioritas utama pembangunan daerah untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Pemprov Kalteng, kata dia, akan terus fokus mengembangkan kawasan pertanian produktif, termasuk di Kapuas yang selama ini menjadi lumbung pangan provinsi.

Dengan estimasi produktivitas 5 ton gabah per hektare, potensi produksi beras Kapuas tahun ini sangat besar. Bantuan alsintan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, mempercepat pengolahan lahan dan panen, serta menekan biaya produksi petani.

Pemkab Kapuas berharap semangat petani terus tumbuh. Dengan begitu produksi pangan meningkat dan Kapuas semakin kokoh sebagai daerah penyangga pangan Kalimantan Tengah maupun nasional. (JYS)

Related Articles

Back to top button