HSS Darurat Narkoba, 24 Pelaku Diringkus 2 Pekan

KANDANGAN, tabloidvisual.com – Satresnarkoba Polres Hulu Sungai Selatan tuntas gelar Operasi Antik Intan 2026. Hasilnya, 24 orang diamankan dari 20 kasus peredaran sabu. Operasi 14 hari itu berlangsung 12-25 Mei 2026 di seluruh wilayah HSS.
Konferensi pers digelar Mapolres HSS, Selasa 2/6/2026. Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam memimpin langsung, didampingi Kabagops Kompol Achmad Jarkasi, Kasatresnarkoba AKP Syarifudin, dan Kasi Humas AKP Purwadi.
AKBP Awaluddin menyebut target Polda Kalsel berhasil dipenuhi. Tiga target operasi atau TO yang diburu berhasil dituntaskan semua.
“Hasil tahun ini naik lebih 100 persen dibanding 2025. Tahun lalu cuma 9 laporan polisi, sekarang 20 laporan berhasil diungkap,” jelas Kapolres di hadapan awak media.
Modus Pecah Paket, Dijual Rp50 Ribu
Total sabu yang disita seberat 6,01 gram. Dari penyelidikan, polisi bongkar modus pelaku. Barang didapat dari kabupaten tetangga, lalu dipecah jadi paket kecil untuk diedarkan.
“Sasaran utamanya kalangan ekonomi menengah ke bawah. Harga sekali pakai Rp50 ribu, bisa untuk 1 sampai 3 kali hisap,” beber AKBP Awaluddin.
Ia menambahkan, 24 tersangka yang ditangkap rata-rata tidak punya pekerjaan tetap. Untuk 2 kasus, pelaku ditetapkan sebagai pengguna dan korban. Keduanya sudah ikut asesmen bersama BNN lalu jalani rehabilitasi lewat skema restorative justice.
Polsek Diberi Kewenangan Penuh
Kapolres instruksikan semua Polsek jajaran bergerak aktif. Mereka diberi kewenangan menangkap tersangka di kecamatan mana saja se-HSS agar peredaran bisa diputus dari hulu.
“Tidak ada untungnya main narkoba. Rugi ekonomi, hancur kesehatan, imbasnya ke anak cucu. Saya imbau warga hindari barang haram ini,” tegas Awaluddin menutup rilis.
Polres HSS berkomitmen terus perang terhadap narkoba. Masyarakat diminta ikut awasi lingkungan dan segera lapor ke polisi jika ada aktivitas mencurigakan.
(Bambang Irawan)



