Kabar Pasar

HARGA BUAH MELONJAK, PEDAGANG DAN WARGA KECIL TERTEKAN

Jakarta, 1 April 2026, tabloidvisual.com  – Kenaikan harga buah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, kembali dikeluhkan para pedagang dan masyarakat. Lonjakan harga yang cukup signifikan membuat daya beli menurun dan aktivitas perdagangan ikut terdampak.

Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan tajam adalah jeruk. Jika sebelumnya dijual sekitar Rp 8.000 per kilogram, kini harganya melonjak menjadi Rp 19.000 per kilogram.

Seorang pedagang buah mengaku keberatan dengan kondisi tersebut. Ia menyebut kenaikan harga dari pemasok membuat pedagang tidak memiliki pilihan selain menaikkan harga jual kepada konsumen.

“Kami sangat keberatan dengan kenaikan harga ini. Kami ingin menjual dengan harga wajar, tetapi biaya dari atas sudah tinggi, jadi terpaksa ikut naik,” ujarnya.

Kondisi ini turut dirasakan masyarakat kecil yang mengandalkan buah sebagai salah satu sumber gizi harian. Mereka mengaku semakin kesulitan memenuhi kebutuhan karena harga yang tidak lagi terjangkau.

Para pedagang berharap pemerintah, khususnya Menteri Pertanian, dapat segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga di pasaran. Selain itu, mereka juga mengusulkan adanya subsidi atau kebijakan lain yang dapat meringankan beban pedagang dan konsumen.

“Kami berharap ada solusi nyata agar harga kembali stabil, sehingga kami bisa berdagang dengan normal dan masyarakat juga tidak terbebani,” kata pedagang lainnya.

Kenaikan harga buah ini juga berdampak pada pelaku usaha kecil yang menggunakan buah sebagai bahan baku, sehingga berpotensi menekan keuntungan mereka.

Pemerintah diharapkan segera merespons kondisi ini guna menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat, khususnya di sektor pangan.

(heri)

Related Articles

Back to top button