Dispursip Mura Belajar, Kapuas Bagi Strategi Kearsipan Digital

KUALA KAPUAS, Transfer ilmu kearsipan jalan. Kamis 18/6/2026, rombongan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dispursip Murung Raya kunjungi Disarpustaka Kapuas. Rumah Betang Bukit Ngalangkang jadi tempat diskusi.
Kadisarpustaka Kapuas Drs. Aswan, M.Si terima langsung. Agenda: bedah praktik + praktik aplikasi SRIKANDI. Targetnya jelas – tata kelola arsip Mura naik kelas.
Aswan: Inovasi + Kolaborasi Kunci Sukses*
Rombongan 20 orang dipimpin Kadispursip Mura Ernawati, S.Kom., M.Si. Aswan apresiasi kunjungan ini.
Dalam paparan, ia bongkar resep sukses Kapuas. “Keberhasilan kearsipan tak lepas dari tiga hal: dukungan pimpinan, inovasi berkelanjutan, dan kolaborasi lintas OPD,” jelas Aswan.
Ia tambah, digitalisasi arsip harus jadi prioritas. Tanpa sistem terintegrasi, arsip rawan hilang dan layanan lambat.
SRIKANDI Jadi Solusi, Mura Komitmen Migrasi Digital*
Sesi praktik langsung jalan. Tim teknis Disarpustaka Kapuas dampingi Dispursip Mura uji coba aplikasi SRIKANDI – Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi.
Diskusi fokus pada implementasi lapangan. Dari input data, retensi arsip, sampai keamanan sistem. Kapuas sudah buktikan, aplikasi ini dongkrak prestasi kearsipan daerah.
Ernawati tegaskan komitmen Mura. “Kaji tiru ini kami jadikan acuan. Kami adopsi skema pendampingan dan strategi Kapuas untuk percepat migrasi surat konvensional ke digital di seluruh SOPD Murung Raya,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan jadi lompatan tata kelola arsip Mura. Dari manual ke digital, layanan publik lebih cepat dan tepat. (JYS)



