DaerahDesaEkonomi & BisnisSosialTerkini

CSR KEI lambat jadi kendala

Pelaksanaan program pengembangan masyarakat(PPM) 2025.

Sumenep, taloidvisial.com-Pencairan dana CSR KEI 1.7 milyard pada masyarakat Raas yang.melalui 9 desa dan kecamatan sering.menjadi polemik di kalangan pemerintahan desa dan masyarakat.karena selain programnya tidak menyentuh pada kebutuhan masyarakat juga pengadaannya langsung di back up sendiri oleh pihak KEI padahal CSR itu sudah menjadi hak masyarakat melalui desa masingn masing.serta pencairan dana CSR KEI terlalu lambat sehingga terkadang pelaksanaannya terbentur dengan cuaca dan kondisi alam yang tidak mendukung salah satunya perbaikan sarana dan prasarana kantor kecamatan Raas yang pada pelaksanaannya saat ini terhambat karena di laksanakan pada kondisi penghujan.

Hal itu di benarkan oleh pihak pelaksana kantor kecamatan Raas bapak Jamali selalu koordinator pelaksana di lapangan saat di konfirmasi awak media mengatakan bahwa pelaksanaan perbaikan kan sarana dan prasarana kantor kecamatan ini di pastikan lamban karena kondisi alam saat ini tiap hari ketika para pekerja sedang kerja di guyur hujan sehingga pekerjaannya tidak akan maximal selain itu juga akan berpengaruh kepada pembengkakan pembiayaan.oleh karenanya ke depan berharap pencairan dana CSR harus lebih dini untuk meng antisipasi kendala pelaksanaan seperti musim hujan ini.pungkas Jamali.

Sementara itu bapak camat Raas Subiyakto.SH saat di konfirmasi melalui telpon selularnya terkait dengan perbaikan sarana prasarana kantornya pada awak.media mengatakan.bahwa pihaknya sudah meminta CSR KEI 2025 ini untuk kecamatan di berikan pada perbaikan VASUM perbaikan jalan jalan yang berlubang,namun di tolak oleh KEI.padahal itu lebih nampak ber manfaat langsung pada kebutuhan masyarakat sebagai inpra struktur umum.karena itu merupakan aspirasi yang utama dari masyarakat yang peruntukannya sesuai dengan CSR untuk masyarakat.

(Aktivis)

Related Articles

Back to top button