Daerah

Remaja Kapuas Didorong Cakap Digital Hadapi Era AI

KUALA KAPUAS, tabloidvisual.com – Dinkes Kapuas ikut start ADUJAKNAS 2026. Kick off Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Genre Nasional + HUT ke-16 Genre Indonesia digelar hybrid BKKBN, Senin 15/6/2026. Sekdinkes Kapuas Jum’atil Fajar join daring via Zoom.

Acara usung tema “Gen Z Impact: Gerak Nyata untuk Indonesia”. Fokus bahasannya: remaja harus melek digital + bijak pakai AI.

Genre 16 Tahun: Dari Edukasi ke Aksi Nyata
Ketua Umum Forum Genre Indonesia I Putu Arya bilang, 16 tahun Genre bukan cuma ngajarin. Kader Genre sekarang turun langsung jadi penggerak perubahan + penyebar info positif di daerah.

ADUJAKNAS 2026 ditarget jadi wadah asah kepemimpinan, kreativitas, dan inovasi remaja buat jawab tantangan bangsa.

Tantangan Baru: AI + Banjir Informasi
Menteri Kependudukan Wihaji tekankan, Gen Z sekarang hadapi peradaban digital yang geraknya cepat. Pinter aja nggak cukup, remaja wajib punya “resiliensi” atau daya mental bangkit.

“46 juta keluarga di RI punya anak remaja. Mereka calon pemimpin. Makanya harus dibekali nilai kuat: fungsi keluarga, literasi digital, jago milah info benar di tengah sosmed + AI,” tegas Wihaji.

Tips Aman di Dunia Digital
Sesi PIK-R Learning Hub Vol. 5 bahas “Remaja Cakap Digital: Cerdas, Aman, Berdaya di Era AI”.

Stafsus Menkomdigi Alfreno ingatkan risiko dunia maya: cyberbullying, kecanduan medsos, gangguan mental, sampai data pribadi dibajak. Solusinya: pakai teknologi aman, bertanggung jawab, produktif. Lewat kebijakan PP TUNAS.

Farhansyah dari Forum Genre nambahin: AI itu alat bantu, bukan pengganti otak manusia. Yang bikin manusia beda: empati + kemampuan bangun relasi nyata. Jadi skill kritis, kreatif, komunikasi tetap harus diasah.

Penutup
Lewat ADUJAKNAS 2026, pemerintah mau remaja Indonesia jadi agen perubahan yang cerdas, kreatif, berdaya saing. Bukan cuma jago pakai teknologi, tapi kasih dampak baik buat masyarakat.

(JYS)

Related Articles

Back to top button