DPC-F.SPBMPB Kabupaten Bogor Gelar Konsolidasi Organisasi

Bogor, tabloidvisual.com — Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Bongkar Muat, Parkir dan Bangunan (DPC-F.SPBMPB) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Konsolidasi Internal Organisasi di Cibinong, Rabu (25/6/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP-F.SPBMPB Mayusni Talau, jajaran pengurus DPC, serta perwakilan Pimpinan Unit Kerja (PUK) dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Bogor.
Ketua DPC-F.SPBMPB Kabupaten Bogor, Cici Cempaka, S.Pd., M.Si., yang didampingi oleh Sekretaris DPC Deni Damhudi dan Ketua Bidang Pembelaan/Advokasi Dr. P. Fransiskus Sinurat, S.H., M.H., menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua Umum beserta jajaran dalam forum konsolidasi ini.
“Selain sebagai ajang silaturahmi dan perkenalan, konsolidasi ini penting untuk menjelaskan peran strategis serikat pekerja ke depannya. Saat ini kami sudah membentuk 22 PUK dengan total 235 anggota, dan menargetkan 500 anggota hingga awal September mendatang, sebagai bagian dari tata kelola tenaga kerja non-perusahaan,” ungkap Cici.
Sementara itu, Ketua Umum DPP-F.SPBMPB, Mayusni Talau, menyampaikan bahwa kehadiran serikat ini merupakan respons atas maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menambah jumlah pengangguran potensial. “Dengan keterbatasan yang dimiliki pemerintah pusat maupun daerah, dibutuhkan karya-karya kreatif dari warga negara, termasuk dalam menciptakan peluang kerja di sektor non-perusahaan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris DPC Deni Damhudi menambahkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan pembentukan Koperasi Pekerja Nusantara dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekerja Nusantara. Kedua lembaga ini akan memberikan dukungan ekonomi dan hukum bagi para pekerja bongkar muat, parkir, dan bangunan di Kabupaten Bogor, termasuk yang bekerja di pasar-pasar tradisional, terminal, pertokoan, hingga mal.
Daftar PUK Kecamatan se-Kabupaten Bogor:
- Jasinga: Tedy Mulyadi (Ketua), Aping (Sekretaris), Mimin R (Bendahara)
- Cijeruk: Zakaria, Roswita, Juni
- Parung: Muhamad Yusuf, Faisal Andes, Muhamad Syamsuri
- Sukamakmur: Rohim Solichin, Uci Sanusi, Darsan
- Tanjungsari: Atip Sanjaya, Neneng W, A. Away
- Tamansari: Ari Rachmat, Nuryadi, Uday VD
- Caringin: Neni Yuliani, Pipih Sopiah, Lilis Sulastri
- Leuwiliang: Ujang Supriatna, Dedi Setiawan, Ade Yunus
- Sukajaya: Aang Uwes Qurni, Jeger Wulung, Neneng
- Ciampea: Sudrajat, Supriayadi, Yudi
- Sukaraja: Andriy, S.E., Tri Prasetyo, Rina Rosdiana
- Cariu: Acep Sukarsep, M. Sodik, Ahyar Suryana
- Gunungsindur: Maman Ojos, RT. Rohalih, Badriah
- Cigombong: Dindin Komarudin, Ukan Sanjaya, Dayat
- Tenjolaya: Yulianti, Didi Hardiansyah, Zaenal Arifin
- Kemang: Benny Susilo, Acep Amsadi, Syahruliah
- Rancabungur: Deni Koswara, Ina Susanti, Sopian
- Ciomas: Heru Febiyan, Lili Yuliani, Tri Faradisa
- Ciawi: Yudi Haerudin, S.IP, Irwan Gunawan, Andri Murpiadin
- Rumpin: Karta Wijaya, Hendra, Kiki Nurmala
- Cibungbulang: Hendar, Robet, Asep
- Tenjo: Yadi, Kucay, Jaro Rahman
Dengan semakin menguatnya struktur organisasi hingga tingkat kecamatan, DPC-F.SPBMPB Kabupaten Bogor optimis mampu menjadi wadah perjuangan pekerja non- Perusahaan yang tangguh dan berdaya.
Jayadi
![Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (DPP PJID): Organisasi Independen untuk Kebebasan Pers Jakarta, [Tanggal] – Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (DPP PJID) merupakan sebuah organisasi independen yang berkomitmen untuk memperjuangkan kebebasan pers dan profesionalisme jurnalis di Indonesia. Sebagai wadah bagi para jurnalis dari berbagai media, DPP PJID berperan dalam memperkuat etika jurnalistik, meningkatkan kompetensi wartawan, serta melindungi kebebasan pers dari berbagai tekanan. Organisasi ini berdiri atas dasar independensi, tanpa intervensi politik atau kepentingan tertentu, guna memastikan bahwa jurnalisme di Indonesia tetap objektif dan berintegritas. Ketua Umum DPP PJID, [Nama Ketua], menyampaikan bahwa organisasi ini siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah, lembaga swasta, dan masyarakat dalam menyediakan informasi yang akurat serta mencerdaskan publik. "Kami ingin memastikan bahwa jurnalis memiliki kebebasan dan perlindungan dalam menjalankan tugasnya, sesuai dengan Undang-Undang Pers yang berlaku di Indonesia," ujar [Nama Ketua]. DPP PJID juga aktif mengadakan berbagai pelatihan dan seminar untuk meningkatkan kualitas jurnalistik, serta membuka ruang diskusi bagi para jurnalis dalam menghadapi tantangan di era digital. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan media sosial, DPP PJID menekankan pentingnya verifikasi berita dan melawan hoaks yang dapat merugikan masyarakat. Sebagai organisasi independen, DPP PJID terus berupaya menjaga marwah jurnalisme yang bebas dan bertanggung jawab, demi mewujudkan demokrasi yang sehat di Indonesian Jayadi](https://tabloidvisual.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250324-WA0002-390x220.jpg)


