Daerah

TAMIANG LAYANG, Dua hektare lahan jagung milik Suparnen di Pematang Karau, Barito Timur, panen raya, Selasa 2/6/2026. Hasilnya 8 ton tongkol jagung siap jual. Polsek Pematang Karau Polres Bartim ikut turun ke ladang, bukan cuma jaga Kamtibmas.

Aksi ini wujud dukungan Polri ke program ketahanan pangan dan Asta Cita Presiden. Panen dilakukan bersama BPP Kecamatan Pematang Karau dan petani setempat. Kapolsek IPDA Rikardo Hutahaean, S.H. langsung cek hasil panen dan ngobrol dengan warga.

“Kami ingin tunjukkan Polri hadir untuk rakyat, termasuk dukung sektor pertanian. Panen 8 ton ini bukti sinergi polisi, penyuluh, dan petani bisa dongkrak produktivitas,” ujar Rikardo di tengah ladang jagung.

*Bibit Baru Diserahkan ke Petani*
Rangkaian kegiatan tak berhenti di panen. Polsek bersama BPP menyerahkan bibit jagung pakan ke kelompok tani. Tujuannya biar hasil tanam selanjutnya makin meningkat.

Menurut Rikardo, pertanian itu penopang ekonomi daerah. Kalau lahan produktif digarap serius, pangan lokal aman, pendapatan petani naik.

“Harapan kami, panen ini jadi pemicu semangat warga kembangkan jagung. Sekali tanam bisa bantu ketersediaan pangan, sekaligus naikkan kesejahteraan,” tegasnya.

*Jaga Pangan dari Desa*
BPP Pematang Karau juga beri edukasi teknik budidaya jagung yang baik. Hasil 8 ton dari 2 hektare dinilai potensial. Selain cukupi kebutuhan lokal, jagung bisa disuplai ke Bulog Buntok dan pasar luar daerah.

Polsek Pematang Karau berkomitmen terus bersinergi dengan instansi dan masyarakat. Targetnya jelas: kemandirian pangan tumbuh dari desa, untuk ketahanan pangan nasional.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. (Bambang Irawan)

Related Articles

Back to top button